Kamis, 28 November 2013

PERTEMUAN 4

MANAJEMEN SITUS WEB

Elemen dari metodologi pembangunan situs web adalah sebagai berikut :

1.      Informasi Audience
Informasi ini termasuk latar belakang pengguna, minat, dan semua perincian yang membantu untuk mempertajam informasi untuk dicocokkan dengan kebutuhan audience.

2.     Proposal
Berisi tentang informasi yang jelas tentang alasan dan ruang lingkup dari existensi web.

3.     Pernyataan yang Objektif
Sebuah penyataan objektif yang berdasarkan pada proposal.

4.     Informasi Domain
Kumpulan pengetahuan dan informasi tentang subjek domain yang ada di cover web, yaitu informasi untuk audience web dan informasi yang dibutuhkan oleh perancang web.

5.     Spesifikasi Web
Gambaran secara rinci dari batasan dan elemen yang akan ditampilkan di Web.

6.     Tampilan Web
Informasi yang akan dikirimkan kepada user. Tampilan tersebut adalah hasil dari rancangan dan proses implementasi pembangunan web.

6 (enam) proses dari metodologi perancangan situs web
1.      Perencanaan
Perencanaan dilakukan untuk informasi domain melewati sebuah proses pendefisian, spesifikasi informasi pendukung yang harus dikumpulkan dan bagaimana informasi tersebut di up date.

2.     Analisis
Proses mengumpulkan informasi dan pengoperasiannya dengan tujuan untuk memperbaiki kualitas web secara keseluruhan.

3.     Perancangan
Sebuah proses yang dilakukan oleh perancang web, mengerjakan spesifikasi web, membuat keputusan tentang bagaimana komponen web diaktualisasikan.

4.     Implementasi
Proses dibangunnya web menggunakan Hyper Text Markup Language (HTML), sehingga proses implementasi mungkin lebih mirip dengan pengembangan software sebab menggunakan syntax yang spesifik untuk pengkodean struktur web dalam sebuah bahasa formasi dalam file komputer.

5.     Promosi
Promosi mengendalikan semua masalah promosi di web. Bagaimana web ini dikenal eksis oleh komunitas online melewati publisitas.

6.     Inovasi
Proses pengembangan dan perbaikan secara terus menerus.

Konten Manajemen System

1.      Denyut nadi sebuah portal itu berada pada isinya.

2.     Sebuah portal yang baik akan selalu berusaha menampilkan isi terbaru bagi pengunjung.

3.     Isi Biasanya terdiri dari teks, gambar, video, suara, dll

4.     Aturan ini menjaga keajengan proses pembuatan halaman di portal secara efisien dan efektif. Dalam ilmu komputer aturan tersebut disebut Sistem Manajemen Isi (SMI).

5.     Dalam bahasa Inggris SMI  dikenal dengan sebutan CMS (Content Management System).

6.     SMI adalah sebuah aplikasi komputer yang digunakan untuk mengatur alur kerja yang diperlukan untuk membuat, menyunting, dan menerbitkan berbagai jenis media digital dan elektronik, baik berupa teks, gambar, maupun gambar bergerak.

7.     SMI sering digunakan dalam aplikasi berbasis web generasi 2.0.

8.     dalam web generasi 2.0 terjadi pemisahan antara tampilan dan pengaturan isi web. SMI terdiri dari dua struktur yaitu Fronted dan Backed.
·         Fronted adalah tampilan halaman web.
·         Backed adalah bagian administrasi yang hanya bisa diakses sang pemilik portal isitilah umumnya halaman admin (admin page).

9.     SMI berfungsi untuk menyimpan, pengendalian, dan penerbitan dokumen seperti berita, manual operator dan brosur.

10.   SMI berbeda dengan aplikasi penyunting HTML seperti Bluefish, Microsoft FrontPage, Dreamweaver, Notepad maupun Text Editor.

11.    SMI juga memungkinkan pengelola menyimpan data di satu tempat.

12.   SMI memudahkan proses penciptaan sebuah portal dinamis yang kaya akan isi tapi mudah dioperasikan oleh administrator.

13.   Kegiatan menambah. Memperbaharui, dan menghapus isi dapat dilakukan sendiri tanpa campur tangan langsung dari webmaster.

Teknik Implementasi

·         Teknologi Program
·         Teknologi Client
·         Teknologi Server
·         Teknologi Content

Teknik Program

Web memiliki Teknologi web yang dikenal sebagai web server dan web browser.

1.      Web server
·         Berfungsi untuk melakukan service
·         Format yang digunakan sudah ada standar yang jelas yaitu HTML.
·         Bahasa pemprograman web browser dikenal JavaScript, dan CSS yang dikeluarkan oleh W3C (World Wide Web Consortium).

2.     Web browser
·         Berfungsi untuk memakai atau meminta service.
·         Bahasa pemprograman diantaranya PHP dan ASP.
·         Contoh dari Web Browser yaitu Microsoft IE (Internet Explore), Opera, Mozilla Firefox, dll.

Teknologi Client

1.      Perancangan aplikasi client server harus mempertimbangkan hal-hal berikut :
·         Banyaknya client di dalam sistem.
·         Apakah sistem menggunakan lebih dari satu DBMS.
·         Kebutuhan update aplikasi di masa mendatang.

2.     Two-tier Architecthure
Pada arsitektur ini, server mengirim data dan client mengakses data. Keuntungan sistem ini yaitu kesederhanaan dan kompatibilitas dengan sistem yang legal.

3.     Three-tier Architecture.
Pada model ini, layer dipresentasikan sebagai host, server dan client. Server memainkan peranan sebagai penengah dengan mengirim aturan bisnis (prosedur atau constraint) yang digunakan untuk mengakses data dari host.

Teknologi Server

1.      Salah satu fungsionalitas dari server adalah sebagai web server yang memungkinkan server tersebut mengelola beberapa website dan melayani browser dari klien yang mengakses halaman yang terdapat dalam website tersebut.

2.     Web server mampu memberika layanan halaman web, file, gambar, atau data kepada klien yang mengakses.

3.     Dampak dari sentralisasi informasi ini adalah kebutuhan akan sistem server yang dituntut untuk mampu melayani sebanyak apapun klien yang mengakses.

Teknologi Content

1.      Saat ini teknologi yang banyak digunakan adalah CMS.

2.     CMS merupakan singkatan dari Content Management System , suatu software yang berguna untuk memanipulasi (menambah, mengedit atau menghapus) content atau isi dari suatu situs web.

3.     CMS dapat dilakukan tanpa pengguna harus mempelajari HTML atau bahasa pemprograman web.

4.     Dengan CMS update isi situs dari mana saja selama terhubung ke internet dan melakukan update atau perubahan isi situs tanpa harus mengutak-atik layout atau struktur dari situs dan tool atau alat yang digunakan hanyalah web browser.

5 (lima) fungsi pengguna Web

1.      Author
Author yang membangun isi atau content adalah author dengan kedudukan yang cukup penting karena suatu internet tanpa content tidak punya nilai apa-apa.

2.     Webmaster
Peranannya dapat dikatakan sebagai komplimen dari seorang manajer jaringan. Tugasnya berkaitan dengan pendaftaran nama domain (domain name), penginstalan dari web servers bahkan sampai pada penyiapan konsep (service providers), pencatatan prestasi (performance monitoring) misalnya modul-modul pengamanan, akses pada basis data maupun antar muka e-mail.

3.     Administrator
Administrator adalah individu yang bertanggung jawab terhadap proses manajemen dan kebijaksanaan dari isi (content) serta untuk membangun halaman dari perantara jasa (broker pages) ditempat sendiri (on-site) maupun pada direktori ataupun melalui perangkat bantu navigasi dilokasi luarnya (off-site).

4.     Publisher
Isi atau content formal dari internet menjadi tanggung jawab dari publisher.

5.     Editor
Editor bertanggung jawab atas pembentukan dan perawatan content yang terkait dengan lingkup individual dari internet.

Sumber : Modul Semester 5 (Perancangan Web) – Pertemuan 4

Tidak ada komentar:

Posting Komentar