Rabu, 27 November 2013

PERTEMUAN 3

MERANCANG DAN MEMBANGUN WEBSITE

7 (Tujuh) Aturan Merancang Website

1.      Just Becouse You Can doesn’t mean you should
Adanya teknologi, bukan berarti harus digunakan ketika merancang website. Ketika menggunakan teknologi, perancangan harus bertanya “Apakah teknologi mampu menambah nilai sebuah website atau ditambahkan sebagai hal yang baru?”

2.     There is almost always an exception
Perancang web harus hati-hati ketika mengesampingkan penggunaan teknologi atau metode design yang sederhana karena tidak bekerja di website lain.

3.     Users are the ultimate judges
Pendapat/opini tidak pernah berhenti ketika berada pada prosesperancangan/design.

4.     Crossover experience is something a designer needs to always strive for
Seorang perancang web profesional mengerti akan kebutuhan dari user, tanpa memperhatikan bahwa perancang pribadi percaya estetika dan aspek tehnik dari website yang harus dirancang.

5.     Humility is the best approach
Karena ada begitu banyak seluk-beluk Desain Web, dibutuhkan desainer dengan situs yang lebih menarik, teknologi baru, atau penggunaan teknologi dengan cara yang lebih kreatif.

6.     It is impossible to please everyone
Seorang desainer seringkali harus mengambil sikap untuk mempertahankan fungsional tertentu dan aspek estetika desain.

7.     Try to say on top of specifications and standars
Spesifikasi dan standar web akan terus berubah. Perancangan web harus memiliki pemahaman dadar tentang teknik-teknik terbaru.

3 Filosofi Merancang Web
1.      Estetika
Bagaimana profesional tampilan dan nuansa situs ini? Apakah konsisten dengan yang diinginkan branding bisnis atau individu?

2.     Kegunaan
Seberapa cepat dan mudah pengguna mampu menemukan informasi ketika sedang melakukan tugas yang diperlukan?

3.     Fungsi
Pemprograman harus mengaktifkan aspek fungsional situs, seperti formulir dan konten database-driven.

Desain Web

Desain Web dibagi 3, yaitu :
1.      Desain Antar Muka
2.     Desain Situs
3.     Desain Halaman

Requirement

Ketika membangun sebuah situs, beberapa informasi yang paling penting bagi seorang desainer meliputi :

1.      Look and feel requirements
Penempatan konten, palet warna, dan font serta gambar konsep yang akan disajikan.

2.     Banwidth requirements
Cara situs dirancang menentukan bagaimana besar dari bandwidth yang diperlukan oleh sebuah situs.

3.     Resolution requirements
Sebuah situs dengan resolusi yang tidak benar dapat menghambat kegunaan atau kredibilitas.

4.     Scalability requirements
      Hampir semua situs berada dalam evolusi yang tetap, penting bagi desainer untuk mempertimbangkan bagaimana situs bisa expanded atau berubah di masa depan.

5.     Content requirements
Volume isi situs akan mempengaruhi hampir semua persyaratan lain, termasuk tampilan dan nuansa.

Creating Layout

1.      Tata letak yang baik penting untuk penyajian gambar profesional dan kegunaan dari sebuh situs.

2.     Pengguna harus dapat menemukan informasi dengan mudah dan lengkap, dan hal inilah yang mempengaruhi tata letak/layout.

3.     Layout dalam sebuah web lebih mengacu pada posisi elemen, daripada tampilan dan nuansa situs.

Scrolling vs Nonscrolling

Keuntungan Scrolling

1.      Desain bisa muat lebih banyak konten pada satu halaman.

2.     Pengguna tidak harus klik dan menunggu untuk me-load halaman lain.

3.     Sangat mudah untuk navigasi cepat jika pengguna menggunakan mouse dengan roda atau scroller stylus. Dan untuk menggerakan kursor dengan mudah.

Kerugian Scroller

1.      Dibutuhkan sedikit usaha untuk mengklik link yang membuka halaman baru.

2.     Karena halaman digulir lebih panjang, waktu download mereka biasanya lebih besar.

Posisi Content

1.      Posis Menu
Sejak pertengahan 1990-an, desainer telah bereksperimen dengan menempatkan menu pada kiri, kanan, atas, tengah, atau bawah halaman, dimana saja yang bisa bayangkan menu telah ditempatkan di sana.

2.     Header
Daerah ini biasanya termasuk dalah satu item berikut  :
a.      Logo Perusahaan
b.     Iklan
c.      Link, seperi “Login”
d.      Tagline Perusahaan
e.      Hyperlink, seperti “Save 20% hari ini.”
f.      Konten

Strategi cerdas adalah dengan menggunakan konten sebanyak mungkin yang didapati di-cache oleh browser.

3.     Body
Biasanya, bagian utama sebuah situs adalah pusat-atas ke kiri atas bagian dari halaman. Pengguna yang datang pada resolusi yang lebih rendah akan kehilangan sisi kanan dan bawah sebuah desain web, sementara, secara default, membuat daerah bawah kanan dan kurang efektif untuk berkomunikasi.

Struktur Navigasi

1.      Linier
Linier merupakan stuktur yang hanya mempunyai satu rangkaian cerita yang berurut. Struktur ini menampilkan satu demi satu tampilan layar secara berurut menurut urutannya dan tidak diperbolehkan adanya percabangan.

 
Gambar : Linier

2.     Hirarki
Struktur Hirarki merupakan suatu struktur yang mengandalkan percabangan untuk menampilan data berdasarkan kriteria tertentu.tampilan menu pertama akan disebut sebagai master page, halaman utama ke satu. Halaman utama akan memiliki halaman percabangan yang dikatakan slave page, halaman pendukung. Stuktur navigasi ini tidak diperbolehkan adanya tampilan secara linier.

Gambar : Hirarki

3.     Non Linier
Sturktur nonlinier diperbolehkan membuat struktur navigasi bercabang, namun berbeda dengan percabangan pada struktur Hirarki. Percabangan nonlinier walaupun banyak percabangan tetapi tiap-tiap tampilan mempunya kedudukan yang sama tidak ada master page dan salve page.

Gambar : Nonlinier

4.     Campuran
Struktur navigasi campuran merupakan gabungan dari ketiga struktur sebelumnya. Struktur navigasi ini banyak igunakan dalam pembuatan aplikasi multimedia sebab dapat memberikan keinteraksian yang lebih tinggi.


Gambar : Campuran


Teknik Typografy

1.      Tipografi (Typography) adalah ilmu yang mempelajari tentang huruf.

2.     Tipografi lebih dari senih memilih font, tentang membuat konten lebih mudah dibaca.

3.     Teks merupakan bagian sentral dari antarmuka pengguna, sehingga kebutuhan user interface dipengaruhi pemilihan font, ukuran, dan spasi.

Anatomi Huruf
Bagian dari font


1.      Semua karakter dari huruf ada pada baseline.

2.     Tinggu huruf kecil x secara tradisional digunakan untuk menentukan baris untuk font.

3.     Jarak antara garis rata-rata dan baseline disebut sebagai tinggi-x dari font.

4.     Huruf dikelompokan menjadi 2 jenis, yaitu huruf besar (upper case atau capital letter) dan huruf kecil (lower case).

5.     Huruf dikelompokkan menjadi 3, yaitu huruf berkait (serif) , huruf tak berkait (sansserif), dan huruf latin (script).

Ditinjau dai udut geometri, garis dasar yang mendominasi struktur dibagi menjadi 4 kelompok besar :
·           Kelompok garis tegak datar (E, F, H, I, L)
·           Kelompok garis tegak miring (A, K, M, N, V, Z, X, Y, W)
·           Kelompok garis tegak lengkung (B, D, G, J, P, R, U)
·           Kelompok garis lengkung (C, O, Q, S)

Ditinjau dari hukum teori Gestalt, huruf memiliki 2 ruang dasar, yaitu figure dan ground.

Ruang negatif dari seluruh huruf dapat dikelompokan menjadi 3 yaitu:
·           Ruang negatif bersudut lengkung (B, C, D, T, G, O, P, Q, R, S, U)
·           Ruang negatif bersudut persegi empat (E, F, H, I, L, T)
·           Ruang negatif bersudut persegi tiga (A, K, M, N, V, W, X, Y, Z)

Huruf Tak Berkait (Sans Serif)
·           Bentuk huruf yang tidak memiliki kait, bertangkai tebal dan mudah dibaca.
·           Sifat huruf kurang formal, lebih bersahabat.
·           Bentuk huruf yang populer adalah Helvetica dan Arial.

Huruf Berkait (serif)
·           Bentuk huruf memiliki kait, dengan ketebalan yang kontras.
·           Merupakan huruf yang formal.
·           Contohnya adalah Times.

Huruf Tulis/Latin (Script)
·           Merupakan dasar dari bentuk huruf yang ditulis dengan tangan, kontras tebal dan tipisnya sedikit.
·           Menyerupai tulisan tangan, sering disebut kursif (cursive).

Dekoratif (Decorative)
·           Sangat rumit desainnya.
·           Dapat membuat efek responds yang berbeda.
·           Paling cocok digunakan untuk judul.

Monospace
·           Mempunyai jarak/lebar yang sama setiap hurufnya.
·           Banyak digunakan programmer untuk coding dan preformatted text.
·           Contonya adalah Courier.

Gaya Editorial

DETIL EDITING : TEKNIS
1.      Memperbaiki kesalahan dalam penggunaan tanda-tanda baca.
2.     Mengganti kata atau istilah yang tidak memenuhi prinsip ekonomi kata.
3.     Tgas dalam penggunaan huruf besar dan singkatan, penggunaan gelar, tanda baca, ejaan, tata bahasa, dsb....

Sumber : Modul Semester 5 (Perancangan Web) – Pertemuan 3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar